Kamis, 30 Juli 2026

PODCAST HIMMAS UTT EPS. 4 "Dalam diam, Mengejar pendidikan

 


TAIWAN – Pendidikan sering kali harus diperjuangkan dalam "diam" jauh dari zona nyaman, mengorbankan waktu istirahat yang berharga, dan dilakukan secara mandiri di sela-sela padatnya jam kerja. Tapi, bagaimana jadinya kalau semangat perjuangan itu dibawa oleh para pekerja migran tangguh yang saat ini sedang berjuang mencari nafkah sekaligus menuntut ilmu di negeri orang?

Menjawab semangat tersebut, pada 19 Juli 2026, HIMMAS UT Taiwan sukses menggelar Podcast HIMMAS UTT Episode 4 melalui TikTok @HimmasUTT, mengangkat tema "Dalam Diam, Mengejar Pendidikan, Mengubah Masa Depan." Menghadirkan narasumber utama, Anggraeni Kumala Dewi, Ph.D. (Kepala Sekolah PKBM PPI Taiwan), diskusi ini dipandu langsung oleh Endang Fitriyani (Kadiv Humas HIMMAS UTT), serta didukung penuh oleh jajaran pengurus fungsionaris HIMMAS UTT lainnya, yaitu Fitria Wulan Sari (Bendahara), Dina Elisa (Sekretaris), dan Novirwan D. Saputra (Wakil Ketua).

menjadi seorang pekerja migran sekaligus menyandang status sebagai mahasiswa Universitas Terbuka di Taiwan bukanlah perkara yang mudah. Banyak dari Sobat Himmas yang harus membuka laptop atau membaca buku di larut malam, saat raga sudah teramat lelah setelah seharian penuh mengurus pekerjaan majikan atau berdiri di pabrik.

Dalam pemaparannya, Dr. Anggraeni Kumala Dewi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa dan pembelajar di Taiwan. Beliau menekankan bahwa bergerak "dalam diam" bukan berarti kita lemah atau tidak terarah. Justru di dalam kesunyian malam itulah, ketika orang lain terlelap, para pejuang pendidikan sedang merajut masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah investasi terbaik dan jembatan mobilitas sosial yang paling nyata untuk mengubah nasib saat nanti tiba waktunya kembali ke tanah air tercinta.

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam podcast episode kali ini adalah pentingnya ekosistem pendukung bagi para pekerja migran. Di sinilah peran penting PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) PPI Taiwan dan Universitas Terbuka Taiwan hadir sebagai wadah nyata. Keberadaan institusi-institusi ini bukan sekadar memberikan selembar ijazah atau gelar akademik, melainkan menjadi rumah ramah yang memfasilitasi, mengarahkan, dan menjaga agar nyala mimpi belajar teman-teman perantau tidak redup dihempas badai kejenuhan atau rasa lelah.

Dr. Anggraeni juga membagikan tips berharga mengenai pentingnya time management (manajemen waktu) dan konsistensi. Kunci utama dari keberhasilan kuliah jarak jauh di tengah kesibukan kerja adalah komitmen harian. Membaca satu atau dua halaman modul setiap hari jauh lebih baik daripada tidak membaca sama sekali. Sedikit demi sedikit, langkah demi langkah, proses yang sunyi ini kelak akan berbuah manis pada hari kelulusan nanti.


Melalui ruang berbagi dan edukasi yang dihadirkan dalam Podcast Eps. 4 ini, HIMMAS UT Taiwan menaruh harapan besar agar seluruh rekan-rekan mahasiswa tidak merasa berjuang sendirian. Dinamika perkuliahan, tugas-tugas yang menumpuk, dan ujian yang menguras pikiran adalah bagian dari proses penempaan diri agar kita menjadi pribadi yang lebih tangguh dan siap bersaing di masa depan.

Pencapaian dan antusiasme luar biasa dari para penonton yang bergabung dalam live streaming kemarin menjadi bukti bahwa semangat belajar di bumi Formosa masih sangat membara. Mari kita saling menguatkan, merapatkan barisan, dan tetap konsisten pada niat awal kita saat pertama kali menginjakkan kaki di negara ini. Ingatlah, proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Biarlah hari ini kita berjuang dan berlelah-lelah dalam diam, dan biarkan keberhasilan kita di masa depan yang akan bersuara dengan lantang!

Sampai jumpa di program dan kegiatan seru HIMMAS UTT selanjutnya. Tetap jaga kesehatan, tetap semangat menggapai impian, dan mari sukses bersama-sama!

Yuk, Tetap Terhubung dengan Keluarga Besar HIMMAS UT Taiwan!Jangan sampai ketinggalan update informasi akademik, beasiswa, tutorial, dan dokumentasi kegiatan seru organisasi kami lainnya. Pastikan Sobat Himmas mengikuti seluruh kanal media sosial resmi kami di bawah ini:

Instagram: @himmas_utt

Facebook: Himmas Utt

TikTok: @himmasutt

YouTube: Himmas UT Taiwan

Email: utthimmas@gmail.com


PENULIS : LIDIA ANDRIANI

Rabu, 29 Juli 2026

Himmas UT Taiwan Menghadiri Undangan "Bersahabat dengan India Melalui Seni Henna" Bersama Goh Migrants

 


TAIWAN – Menjadi seorang perantau di negeri orang bukan hanya tentang bagaimana kita bertahan hidup dan menuntut ilmu, tetapi juga tentang bagaimana kita membuka mata dan hati untuk mengenal kebudayaan bangsa lain. Dunia ini begitu luas, dan di setiap sudutnya tersimpan warna-warni tradisi yang selalu menarik untuk dipelajari. Melalui pemahaman budaya, kita tidak hanya memperluas cakrawala, tetapi juga membangun jembatan persahabatan yang melintasi batas-batas negara.

Semangat kebersamaan dan diplomasi budaya inilah yang baru saja dibawa oleh perwakilan organisasi kita. Memenuhi sebuah undangan istimewa yang penuh kehangatan, HIMMAS UT Taiwan turut berpartisipasi langsung dalam kemeriahan acara bertajuk "Bersahabat dengan India Melalui Seni Henna". Acara luar biasa ini diselenggarakan oleh Goh-Migrants dan didukung penuh oleh Departemen Tenaga Kerja Pemerintah Kota Taoyuan.

Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, ruang kreatif  yang berlokasi di Kota Taoyuan seketika diselimuti atmosfer budaya yang kental. Dalam kesempatan eksklusif ini, Kak Ade Nurrachma hadir seorang diri sebagai satu-satunya perwakilan resmi yang diutus untuk membawa nama keluarga besar HIMMAS UT Taiwan. Dengan membawa senyum hangat dan semangat persaudaraan khas mahasiswa UT Taiwan, Kak Ade berdiri mewakili kita semua, membaur dan menyelami warna-warni tradisi kebudayaan India bersama teman-teman pekerja migran dari berbagai latar belakang.

Seni Henna atau yang akrab disebut Mehendi di India, sejatinya bukan sekadar guratan warna kosmetik biasa untuk mempercantik permukaan kulit. Di balik jalinan motifnya yang rumit dan estetik, tersimpan aspek filosofis yang mendalam mulai dari simbol doa, lambang kebahagiaan, hingga harapan-harapan baik dalam tradisi adat masyarakat India.

Melalui undangan ini, Kak Ade Nurrachma beserta rekan-rekan migran lainnya diajak untuk mengenal akar budaya tersebut secara intim. Acara dibuka dengan sesi Pengenalan Seni Henna India yang dipaparkan langsung oleh Fazi Peroz, seorang Seniwati Henna berbakat. Beliau memperkenalkan sejarah, makna spiritual, hingga karakteristik pola-pola tradisional yang memikat hati. Penjelasan ini memberikan cara pandang baru bagi para peserta bahwa setiap karya seni tradisional selalu membawa cerita berharga yang diwariskan lintas generasi.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak penyelenggara #Wo_Space, Departemen Tenaga Kerja Kota Taoyuan, serta seluruh Sahabat India yang telah menyambut perwakilan tunggal kami dan teman-teman migran dengan penuh kehangatan. Semoga tali silaturahmi dan memori indah dari sore penuh warna ini bisa terus terjaga dengan baik.Sampai jumpa di catatan perjalanan, undangan kebudayaan, dan dokumentasi kegiatan seru HIMMAS UTT berikutnya. Tetap semangat belajar, terus perluas wawasan, dan mari kita rayakan keberagaman!

Yuk, Tetap Terhubung dengan Keluarga Besar HIMMAS UT Taiwan!Jangan sampai ketinggalan update informasi akademik, beasiswa, tutorial, dan dokumentasi kegiatan seru organisasi kami lainnya. Pastikan Sobat Himmas mengikuti seluruh kanal media sosial resmi kami di bawah ini:

Instagram: @himmas_utt

Facebook: Himmas Utt

TikTok: @himmasutt

YouTube: Himmas UT Taiwan

Email: utthimmas@gmail.com


PENULIS : LIDIA ANDRIANI


Senin, 13 Juli 2026

PODCAST HIMMAS UTT EPS. 3, sinergi akademik dan kompetensi menembus batas di negeri formosa

 

Pada hari Minggu, 28 Juni 2026, HIMMAS UT TAIWAN sukses menyelenggarakan Podcast HIMMAS UTT Episode 3.Acara yang disiarkan langsung melalui Live TikTok (@himmasutt) ini berjalan sangat interaktif dan menarik perhatian banyak penonton. Dokumentasi Podcast Eps. 3: Meskipun sistem perkuliahan dilakukan secara mandiri jarak jauh dan para anggotanya tersebar di berbagai kota di Taiwan dengan kesibukan kerja masing-masing, hal tersebut tidak mengurangi kekompakan. Melalui layar digital, para pengurus HIMMAS UT TAIWAN tampil profesional dan penuh energi.Acara Podcast Episode 3 ini dipandu oleh Fani Latifa (Anggota Divisi Humas) yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Diskusi menjadi semakin berbobot dengan kehadiran tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu:Vriska Revales (Anggota Divisi Ummas), M. Reihan Fajri (Ketua SALUT Taiwan), Iin Indriyani (Kadiv Akademik). Menjawab Tantangan dan Menghapus Stigma Fokus utama dalam pembahasan Podcast Episode 3 kali ini adalah bagaimana mahasiswa UT Taiwan mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus akademik di negeri Formosa. 


Di sela-sela diskusi, mereka menegaskan sebuah pesan penting:"Menghapus stigma bahwa mahasiswa hanya belajar teori, mahasiswa UT Taiwan juga bisa multitasking sebagai aktivis organisasi." Melalui pesan tersebut, para narasumber ingin membuktikan bahwa keterbatasan waktu sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) bukanlah penghalang untuk berkembang. Menjadi aktivis organisasi di HIMMAS UTT justru menjadi wadah positif untuk mengasah kemampuan soft skills seperti kepemimpinan, manajemen waktu, dan komunikasi yang sangat berguna bagi masa depan karier. Mari Terus Pantau Kegiatan Kreatif HIMMAS UT TAIWAN Kesuksesan jalannya Podcast Episode 3 ini menjadi bukti nyata bahwa ruang gerak mahasiswa UT Taiwan tidak terbatas oleh jarak. 

Bagi mahasiswa baru atau orang awam, istilah SALUT (Sentra Layanan Universitas Terbuka) mungkin masih terdengar asing. Kak Reihan menjelaskan secara gamblang pentingnya kehadiran SALUT sebagai jembatan bagi mahasiswa di Taiwan.Selain itu, sesi ini juga mengevaluasi pelaksanaan skema ujian baru, yaitu AOP (Assignment Online Project). Kak Reihan membagikan pantauan mengenai seberapa efektif sistem AOP ini dalam menjaga integritas dan kejujuran akademik mahasiswa di luar negeri, serta bagaimana persentase keberhasilan mahasiswa Taiwan dalam melewati kendala teknis sistem baru tersebut.

Kabar gembira buat rekan-rekan PMI yang ingin menyusul kuliah! Di podcast kemarin, Kak Reihan juga membagikan panduan lengkap mengenai cara pendaftaran mahasiswa baru, dokumen apa saja yang wajib disiapkan, hingga benefit (keuntungan) luar biasa yang didapat jika ikut bergabung dalam ekosistem SALUT Taiwan.

Sebagai sesama pekerja migran yang juga berstatus mahasiswa aktif, Kak Vriska dan Kak Iin (Kadiv Akademik) blak-blakan cerita tentang alasan mereka "menceburkan diri" menjadi aktivis organisasi.Kak Iin membagikan pengalaman berharganya selama memimpin Divisi Akademik di HIMMAS UTT. Beliau bercerita tentang bagaimana seni mengatur waktu (multitasking) antara kerja, kuliah, dan mengurus anggota organisasi, serta cara menyelesaikan setiap tantangan yang muncul demi memberikan pelayanan terbaik untuk mahasiswa lain.

Nah, terbukti kan kalau kuliah jarak jauh di UT Taiwan itu gak bikin kita kuper atau cuma jago teori? Melalui Podcast Episode 3 ini, pengurus HIMMAS UT TAIWAN sudah menunjukkan kalau kerja, kuliah, dan berorganisasi itu bisa berjalan beriringan asal kita tahu kuncinya.

Bagi Teman-teman yang tidak ingin ketinggalan informasi mengenai episode podcast berikutnya atau ingin tahu lebih banyak soal info pendaftaran mahasiswa baru, silakan pantau terus kanal resmi HIMMAS UTT berikut:

Instagram: @himmas_utt

Facebook: Himmas Utt

TikTok: @himmasutt

Email: utthimmas@gmail.comS

ampai jumpa di keseruan kegiatan HIMMAS UTT selanjutnya. Tetap semangat menggapai impian dan mengasah potensi diri.


PENULIS : LIDIA ANDRIANI

PODCAST HIMMAS UTT EPS. 4 "Dalam diam, Mengejar pendidikan

  TAIWAN – Pendidikan sering kali harus diperjuangkan dalam "diam" jauh dari zona nyaman, mengorbankan waktu istirahat yang berha...