TAIWAN – Menjadi seorang perantau di negeri orang bukan hanya tentang bagaimana kita bertahan hidup dan menuntut ilmu, tetapi juga tentang bagaimana kita membuka mata dan hati untuk mengenal kebudayaan bangsa lain. Dunia ini begitu luas, dan di setiap sudutnya tersimpan warna-warni tradisi yang selalu menarik untuk dipelajari. Melalui pemahaman budaya, kita tidak hanya memperluas cakrawala, tetapi juga membangun jembatan persahabatan yang melintasi batas-batas negara.
Semangat kebersamaan dan diplomasi budaya inilah yang baru saja dibawa oleh perwakilan organisasi kita. Memenuhi sebuah undangan istimewa yang penuh kehangatan, HIMMAS UT Taiwan turut berpartisipasi langsung dalam kemeriahan acara bertajuk "Bersahabat dengan India Melalui Seni Henna". Acara luar biasa ini diselenggarakan oleh Goh-Migrants dan didukung penuh oleh Departemen Tenaga Kerja Pemerintah Kota Taoyuan.
Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, ruang kreatif yang berlokasi di Kota Taoyuan seketika diselimuti atmosfer budaya yang kental. Dalam kesempatan eksklusif ini, Kak Ade Nurrachma hadir seorang diri sebagai satu-satunya perwakilan resmi yang diutus untuk membawa nama keluarga besar HIMMAS UT Taiwan. Dengan membawa senyum hangat dan semangat persaudaraan khas mahasiswa UT Taiwan, Kak Ade berdiri mewakili kita semua, membaur dan menyelami warna-warni tradisi kebudayaan India bersama teman-teman pekerja migran dari berbagai latar belakang.
Seni Henna atau yang akrab disebut Mehendi di India, sejatinya bukan sekadar guratan warna kosmetik biasa untuk mempercantik permukaan kulit. Di balik jalinan motifnya yang rumit dan estetik, tersimpan aspek filosofis yang mendalam mulai dari simbol doa, lambang kebahagiaan, hingga harapan-harapan baik dalam tradisi adat masyarakat India.
Melalui undangan ini, Kak Ade Nurrachma beserta rekan-rekan migran lainnya diajak untuk mengenal akar budaya tersebut secara intim. Acara dibuka dengan sesi Pengenalan Seni Henna India yang dipaparkan langsung oleh Fazi Peroz, seorang Seniwati Henna berbakat. Beliau memperkenalkan sejarah, makna spiritual, hingga karakteristik pola-pola tradisional yang memikat hati. Penjelasan ini memberikan cara pandang baru bagi para peserta bahwa setiap karya seni tradisional selalu membawa cerita berharga yang diwariskan lintas generasi.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak penyelenggara #Wo_Space, Departemen Tenaga Kerja Kota Taoyuan, serta seluruh Sahabat India yang telah menyambut perwakilan tunggal kami dan teman-teman migran dengan penuh kehangatan. Semoga tali silaturahmi dan memori indah dari sore penuh warna ini bisa terus terjaga dengan baik.Sampai jumpa di catatan perjalanan, undangan kebudayaan, dan dokumentasi kegiatan seru HIMMAS UTT berikutnya. Tetap semangat belajar, terus perluas wawasan, dan mari kita rayakan keberagaman!
Yuk, Tetap Terhubung dengan Keluarga Besar HIMMAS UT Taiwan!Jangan sampai ketinggalan update informasi akademik, beasiswa, tutorial, dan dokumentasi kegiatan seru organisasi kami lainnya. Pastikan Sobat Himmas mengikuti seluruh kanal media sosial resmi kami di bawah ini:
Instagram: @himmas_utt
Facebook: Himmas Utt
TikTok: @himmasutt
YouTube: Himmas UT Taiwan
Email: utthimmas@gmail.com
PENULIS : LIDIA ANDRIANI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar