Selasa, 21 Agustus 2018

FESTIVAL SENI BUDAYA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 73th

Minggu, 19 Agustus 2018 diselenggarakan di halaman Museum National Taiwan Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka Taiwan (HIMMAS UTT) bekerja sama dengan Museum National Taiwan dan Brilliant Time menyelenggarakan FESTIVAL SENI BUDAYA dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73th. Dan ini merupakan  ke tiga kali Himmas UT Taiwan bekerja sama dengan Museum National Taiwan menyelengarakan HUT Republik Indonesia 
                                                             Persiapan karnaval dari TMS
Acara tersebut diawali dengan karnaval parade budaya dari Taipei Main Station (TMS) ke Gedung Museum National Taiwan, yang di ikuti oleh teman-teman Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengenakan baju adat dari berbagai penjuru Indonesia, ada baju adat Bali, Lampung, Dayak Irian Jaya,Lombok, Jawa dan masih banyak yang lainnya.
Keluarga Besar PSHT 
Singo Barong Taiwan
 Kemudian juga ikut serta dalam parade budaya teman-teman dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Dan juga rombongan dari Singo Barong Taiwan turut memeriahkan dalam acara parade budaya tersebut. Pukul 09:50 waktu setempat peserta Karnaval Parade Budaya mulai bergerak dengan tertib meninggalkan TMS menuju Gedung Museum National Taiwan. Setibanya di halaman Museum peserta parade budaya disambut oleh kepala KDEI di Taipei bapak Robert J Bintaryo dan juga Mr.Chang selaku pemilik Brilliant Time. Dipandu oleh dua MC yaitu Sri Lestari mahasiswi UT Taiwan jurusan Ilmu Komunikasi dan Betty Artanita Saputri mahasiswi UT Taiwan jurusan Manajemen, semua peserta dan juga teman-teman PMI yang sudah lebih dulu berada di halaman Museum bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang diawali oleh kepala KDEI, Ketua Himmas UT Taiwan Furaida Rahma dan yang terakhir dari Brillian Time.
Mr. Chang,Bapak Robert J Bintaryo, Furaida Rahma & Direktor  kantor imigrasi Taipei 
Kemudian prosesi pemotongan tumpeng oleh kepala KDEI dan ketua Himmas UT Taiwan sebagai simbol perayaan HUT RI.
                                                             Umi Sugiharti
Acara dimeriahkan dengan penampilan dari Umi Sugiharti yang membacakan puisi dengan tema "Ksatria Pancasila"
Singo Barong Taiwan
kemudian dilanjutkan dengan atraksi dari Singo Barong Taiwan dengan tarian dadak merak & Jatilan 
 Uters Dancer Taiwan
PSHT
Tari Lengger
Presean Lombok
The Mandala's Band ft Wei Jei Huang
Leshia 
Chung Yufeng & Anastasia Melati
Persembahan tarian tradisional yaitu Tarian Gandrung dari Banyuwangi oleh Uters, atraksi dari PSHT, Tari Lengger, Presean Lombok, The Mandalas Band ft Wei Jei Huang, Leshia dan Anastasia Melati ft Chung Yufeng. Pada saat penampilan dari The Mandala's Band ft Wei Jei Huang tiba-tiba hujan turun cukup deras, namun semangat kemerdekaan tidak lantas membuat teman-teman PMI meninggalkan acara. Selain itu Himmas UT Taiwan juga ada stand pameran yang memamerkan beberapa tempat wisata di Indonesia, mata uang rupiah yang lama dan baju adat daerah,Tas Rotan & beberapa barang lainnya.  Ada beberapa pengunjung yang penasaran dengan baju adat yang ada di stand pameran dan mereka mencoba untuk memakai baju tersebut.
Pengunjung Stand Pameran
 Acara diselingi dengan lomba makan kerupuk dan lomba memindahkan coklat menggunakan sumpit yang diikuti juga oleh penduduk setempat, mereka cukup antusias dalam mengikuti lomba. Setelah semua penampil menunjukan aksinya acara yang terakhir adalah lomba peragaan busana baju adat. Berbeda dengan tahun lalu kali ini tidak ada juri khusus untuk menilai lomba peragaan busana baju adat tersebut, juri pada lomba kali ini adalah semua penoton yang hadir saat acara berlangsung dengan memilih tiga kategori yaitu MOST POPULAR, BEST COSTUM dan BEST MODELING. Setelah pemilihan dan perhitungan suara selesai tiba waktunya pengumuman pemenang lomba busana baju adat. MOST POPULAR diraih oleh Sarina Karim yang mengenakan busana adat  Lombok Sasak, BEST COSTUM diraih oleh Pasangan Dwi Suwarni & Nurul Khansim 
dengan busana adat dari Dayak Irian Jaya & BEST MODELING diraih oleh Lina Efiandari  Mahasiswi UT Taiwan yang dibalut busana adat dari Solo Putri.
Penyerahan Piagam & Hadiah kategori Most Popular
Penyerahan Piagam & Hadiah kategori Best Costum
Penyerahan Piagam & Hadiah kategori Best Modeling

Dari ketiga pemenang kategori tersebut setelah ditanya kesan & pesannya dalam mengikuti Perlombaan Parade Budaya menyampaikan Sangat bangga & Senang bisa mengenalkan adat Indonesia ke negara Internasional ini dalam perayaan HUT RI ke-73 serta tidak terlintas dalam pikiran akan menjadi pemenang. Sukses terus untuk HIMMAS UT Taiwan Bersama seluruh panitia lainnya. Masing-masing juara mendapatkan piala serta bingkisan yang menarik dari Himmas UT Taiwan serta terdapat pemenang juara 2 & 3 dari masing-masing kategori tersebut. Setiap peserta yang mengikuti lomba mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai apresiasi telah mengikuti parade budaya serta mengenalkan busana baju adat yang dimiliki oleh Indonesia.
Serangkaian acara yang didukung oleh Pemilu Luar Negeri (PPLN) & Pendukung dari Taiwan Literature Award For Migrants, Mimok Entertaiment Research, Dmile Musik & Education One
ini berjalan dengan lancar meskipun sempat diguyur hujan, acara ditutup dengan photo bersama seluruh peserta lomba busana baju adat dan Himmas UT Taiwan dan penampilan dari Singo Barong Taiwan. Semoga di tahun yang akan datang bisa terselenggara kembali perayaan HUT RI yang jauh lebih spectacular.


BERIKUT DOMENTASI DARI SELURUH ACARA:



















Sumber :
               Penulis     : Nur Budiono (Div. Infokom & Media I)
               Editor      : Ulin Ninayah (Sekretaris I)
               Photos     : Crew Himmas UT-Taiwan

Selasa, 24 Juli 2018

TOUR DAN EDUCATION BERSAMA HIMMAS UT-TAIWAN 2018


MINGGU 22/07/2018 Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka Taiwan ( HIMMAS UTT ) melangsungkan perjalanan Tour dan Education ke Kota Yilan. Selain dari Mahasiswa, Tour kali ini juga diikuti oleh teman-teman Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan beberapa teman dari Pekerja Migran Vietnam (PMV). Sebanyak 75 orang dua diantaranya adalah perwakilan dari Badan Pelaksana (Bapel) yang ikut dalam tour hari minggu kemarin dan kemudian dibagi menjadi 2 Bus. Sebelumnya  semua peserta tour sudah berkumpul mulai pukul 07:30 dan pada pukul 09:00 Bus berangkat dari Taipei Main Station.
                                                 Foto bersama di Danau Wanglungpi
Lokasi Tour HIMMAS UTT kali ini memiliki Lima tujuan wisata yaitu yang pertama adalah Danau Wanglongpi yang terletak di 264, Yilan County, Yuanshan Township, 枕山村坡城路18-6, rombongan sampai di Danau Wanglongpi pukul 10:30 dan diberi waktu selama 1 jam untuk berkeliling danau. Di tempat ini rombongan Tour disuguhkan dengan keindahan danau dengan gunung yang mengelilinginya. Semua rombongan sangat antusias berfoto-foto karena tempatnya memang sangat bagus dan sejuk.
Penyerahan hadiah kuis oleh perwakilan Bapel
Setelah satu jam berkeliling danau semua rombongan kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan ke tempat wisata yang berikutnya dalam perjalanan di masing-masing Bus diadakan kuis dan apabila ada yang bisa menjawab akan mendapat kenang-kenangan dari Himmas Utt untuk memeriahkan suasana perjalanan.
Pabrik Roti Yadian
 Desa Raksasa
Tempat wisata yang kedua adalah Pabrik Roti Yadian dan ketiga adalah Desa Raksasa, karena perjalanannya tidak begitu jauh dari tempat wisata yang pertama. 
Sebagian peserta diwaktu makan siang
Sesampainya di tempat ini bersamaan dengan waktu makan siang, semua rombongan tour istirahat sejenak sambil makan siang sebelum melanjutkan menyusuri pabrik roti Yadian dan desa Raksasa. Selepas makan siang rombongan melanjutkan berkeliling ke pabrik roti dan desa raksasa, disebut desa raksasa karena ada patung yang cukup besar seperti raksasa. Ditempat ini teman-teman banyak yang belanja oleh-oleh makanan ringan dan juga roti. 
Evi Handayani disaat mengisi karaoke
Kemudian sekitar pukul 14:00 Bus bergerak ke tempat wisata yang keempat yaitu pantai Neipi. Selain kuis dalam perjalan juga dimeriahkan dengan karaoke di masing-masing Bus. Perjalanan dari tempat wisata yang kedua ke pantai Neipi cukup jauh kurang lebih 30 menit, pantai Neipi yang terletak di Xuefu Road, Su'ao Township, Yilan County, 270 memiliki pesona keindahan tersendiri. 
Patung Budha
Didepan pintu masuk pantai Neipi ada patung Budha yang besar dan bentuk pantai yang yang melengkung hanya ada di dua tempat di Taiwan Yaitu Su’ao dan Keelung. Begitu sampai dilokasi rombongan tour terkagum-kagum dengan keindahan pantai dan gunung yang begitu indah. Deruan ombak seolah mengucapkan selamat datang kepada rombongan tour dan education HIMMAS UT-TAIWAN.   Kurang lebih satu setengah jam menikmati keindahan pantai Neipi semua rombongan harus segera kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan.
Biskuit Lidah Sapi
Tempat yang terakhir adalah pusat oleh-oleh khas dari kota Yilan yaitu 牛舌饼(Niu She Bing) adalah Biskuit Lidah Sapi.  Biskuit Lidah Sapi ini bukan terbuat dari lidah sapi tetapi karena bentuknya yang menyerupai lidah sapi. Rombongan diberikan waktu 30 menit untuk belanja oleh-oleh karena harus segera kembali ke Taipei untuk menghindari macet. kemudian Bus perlahan meninggalkan kota Yilan, setelah satu jam lebih perjalanan akhirnya pada pukul 18:45 Bus sampai di Taipei Main Station, wajah lelah tampak pada setiap peserta Tour. 

Alhamdulilah segala rasa syukur kepada Tuhan YME, sehingga perjalanan kita semua lancar dengan tiada halangan suatu apapun dari pagi hingga sore menjelang malam. Kami selaku panitia Tour dan  keluarga besar Himmas Utt mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada seluruh peserta Tour & Education HIMMAS UT Taiwan. Semoga kita bisa berjumpa kembali dalam kegiatan Tour selanjutnya.

BERIKUT INI ADALAH SEBAGIAN FOTO-FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN:













Salam,
MANDIRI  MENGUKIR PRESTASI



Sumber  :
               Penulis  : Nur Budiono (Infokom & Media I)
               Editor    : Ulin Ninayah (Sekretaris I)
               Photos   : Himmas-UT Taiwan & Mahasiswa UT Taiwan


webinar hari kartini HIMMAS UT TAIWAN, "semangat Kartini di Perantauan: Perempuan Indonesia Berdaya Melalui Pendidikan dan Kepemimpinan"

TAIWAN – Hari Kartini selalu jadi momen spesial buat kita semua. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali perjuangan Raden Ajeng...