Senin, 03 Juli 2017

Perduli Lingkungan Bersama Bakti Sosial Himmas UT Taiwan

Acara briefing bersama dengan organisasi BMI lainnya.

 Masalah kebersihan merupakan perkara yang penting, karena kebersihan pangkal dari kesehatan. Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dengan menjaga kebersihan di lingkungan sekitar,  diantaranya: menciptakan lingkungan yang bersih, sejuk, sehat, nyaman dipandang dan yang tidak kalah penting terbebas dari polusi udara. Di Taiwan sendiri polusi udara dalam kurun waktu satu tahun ini menjadi perhatian yang serius, karena sudah pada level parah (Merah dan Orange). Level tersebut, menurut penjelasan dari Badan Perlindungan lingkungan Taiwan sangat mengancam  kesehatan. Untuk itulah kenapa akhir-akhir ini seringnya adanya anjuran untuk memakai masker ketika keluar rumah. 

Menjaga kebersihan merupakan kewajiban setiap individu, tetapi pada ruang lingkungan besar mungkin memerlukan peran tokoh atau organisasi berpengaruh yang akan menjadi motorik dan memobilisasi sebuah aksi peduli kebersihan lingkungan di sekitar. Untuk itu bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017. Himpunan Mahasiswa UT-Taiwan (Himmas UT-Taiwan) bersama organisasi-organisasi BMI lain seperti :  Kerukunan Pantura, Singaperbangsa, Viking Taiwan, dan beberapa organisasi lain melakukan pekan Bakti Sosial (Baksos). Yaitu acara peduli atas kebersihan lingkungan dengan cara memungut sampah yang berserakan. Acara dilakukan di seputar lokasinya Taipei Main Station  ( TMS ). 

Acara dihelat sebagai wujud menjaga dan menumbuhkan kecintaan atas kebersihan lingkungan baik di lingkungan sendiri dan lingkungan sekitar, seperti pepatah mengatakan “Kebersihan sebagian dari Iman”. Selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia yang selalu menyabet predikat “Pembuang sampah sembarangan” acapkali diselenggarakan sebuah event pertunjukan di Taiwan. Untuk itu dengan adanya Baksos, diharapkan dapat merubah image dan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan. 

poster bakti sosial himmas UT -Taiwan.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan salat Idul Fitri sebagai momen hari kemenangan setelah satu bulan lamanya umat Islam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara baksos dilaksanakan pukul 18.00--18.30 waktu setempat. Setelah acara Baksos selesai, berlanjut acara   yang ditunggu-tunggu oleh para peserta Lomba Kegiatan Ramadan yaitu, pembagian hadiah kepada seluruh para pemenang lomba bersholawat dan deklamasi puisi Islam yang diselenggarakan oleh Himmas UT - Taiwan guna mengisi kegiatan selama bulan Ramadan. Semua acara berlangsung tertib, lancar dan penuh silaturahmi dengan suasana indah hari nan fitri. 

Berikut adalah beberapa dokumentasi acara Bakti Sosial bersama Himmas UT Taiwan.

Briefing sebelum acara
Suasana Bakti Sosial 







Di Tulis :
Furaida Rahma & Etik Nurhalimah (Devisi Media Informasi dan Komunikasi)

Editor : Dewi Susanti

Minggu, 02 Juli 2017

Festival Lomba Ramadan 1483H


Dalam rangka memeriahkan Ramadan 1483H, Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka di Taiwan (HIMMAS UT-T) mengadakan Festival Lomba Ramadan. Dimulai dari awal bulan Ramadan, sabtu 27 Mei - 15 Juni 2017. Dengan tema “ Ramadan Momentum Terbaik Dalam Beribadah“. Festival Ramadan kali ini kategori lomba Puisi bertajuk Ramadan dan Sholawat, lomba ini dibuka untuk umum, para pesertanya yaitu seluruh mahasiswa Universitas Terbuka Taiwan dan juga Tenaga Kerja Indonesia yang berada di Taiwan, menggunakan media online dengan cara direkam.

Bulan suci Ramadan merupakan momen terbaik dalam beribadah, sebagai penghapus dosa sekaligus membangun komitmen memperbaiki diri di masa mendatang, hampir seluruh umat islam berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan sebab semua amalan akan dilipat gandakan oleh-Nya. Karena hal itulah yang mendorong HIMMAS UT-T untuk menyemangati semua agar memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, dengan harapan supaya semua mahasiswa dan masyarakat muslim Indonesia yang berada di Taiwan lebih meningkatkan ketaqwa'annya kepada Alloh S.W.T, mempererat silaturahmi serta memotivasi untuk menggali kreatifitas seni islami.

Bulan ramadan selalu ditandai dengan ibadah puasa sebulan penuh, sebagai bukti bagaimana umat islam dapat menyelaraskan kebutuhan di dunia dan akhirat karena ibadah diperlukan sebagai bekal menuju kehidupan di alam nanti, sementara amal perbuatan di dunia menjadi perwujudan nyata dari ketaqwaan terhadap Islam. Walau tinggal di negara yang minoritas muslim serta bertepatan dengan musim panas, namun tidak mematahkan semangat untuk tetap menjalankan ibadah puasa serta ibadah sunah lainnya. 

Kegiatan Festival Lomba Ramadan berjalan dengan lancar dan meriah. Terlihat dari antusias peserta berkirim video dalam membacakan puisi maupun sholawat. Dari yang ceria membuat pandangan segar sampai yang sendu, sehingga para penonton dan juri pun seolah ikut terbawa kedalam sampai meneteskan air mata. Ada sebanyak 30 peserta yang hampir semuanya menghayati, membuat para Juri kebingungan dalam menentukan siapa yang akan dinobatkan sebagai juara 1, 2, dan 3. Bagaimanapun juga setiap perlombaan haruslah ada yang menang dan kalah. Setelah melewati 18 hari tenggang lomba dan 5 hari kemudian penentuan pemenang yang akan diumumkan.

Poster Festival Lomba Ramadan.

Pemenang pertama Festival Ramadan kategori lomba “Puisi Bertajuk Ramadan” diraih oleh Sdri. Suharni dengan nilai tertinggi 273, puisi yang berjudul “ Ramadhan Rindu” dibawakan dengan penghayatan penuh sehingga para pendengarnya terbawa masuk dalam alur puisi. Suharni adalah seorang mahasiswa semester 3 mengambil jurusan Manajemen, tinggal di Yangmei dan memiliki hobi mendengarkan musik.

Suharni, pemenang 1 lomba puisi.

Kemudian dilanjutkan dengan pemenang ke-2  yang diraih oleh Sdr. Rachmat Indra Gunawan dengan skor akhir 269. Dia seorang Mahasiswa angkatan XI jurusan Ilmu Komunikasi (ILKOM) berasal dari Cirebon, ia bekerja sebagai operator mesin salah satu pabrik di Yuanlin City, dan memiliki Hobi sebagai penulis dan photography menjadikan puisi yang berjudul “Surat Cinta dari Sang Pendosa” terdengar dan terlihat sempurna, tapi sayangnya tidak mengena pada jenis kategori lomba yaitu Bertajuk Ramadan sehingga sedikit mengurangi nilai.

Rachmat Indra Gunawan, pemenang ke-2 lomba puisi.

Disusul juara ke-3 adalah Santi Bangun, seorang perawat lansia di Neihu Taipei. Selain sebagai pekerja, Santi panggilan akrabnya merupakan Mahasiswa UT-T angkatan X  jurusan Manajemen. Puisi yang dibawakan menyentuh hati dengan nilai 254, tetapi kurang alur dan inti puisi tersebut tidak dapat.   

Santi Bangun, pemenang ke-3 lomba puisi.

Pemenang pertama kategori lomba “Sholawat”  dimenangkan oleh Sdri. Hidayatul Mufidah, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  berasal dari kota Reog Ponorogo Jawa Timur dengan memperoleh nilai 349. Ia memiliki FB bernama Azzam Azka  membawakan Sholawat Sholatumminalloh dengan nada tanpa fales, suaranya merdu melantunkan nada-nada islami dengan tajwid dan makhoj yang bagus, hanya perlu berhati-hati dalam kalimat yang diucapkan.

Hidayatul Mufidah, pemenang ke 1 lomba sholawat.

Berikutnya disusul Juara ke-2 yaitu Sdr. Eko Widodo Mahasiswa UT Taiwan Manajemen VII dengan nilai beda tipis dengan juara pertama 348. Dodo panggilan akrabnya, membawakan Sholawat Hasbi Robbi mendapatkan komentar dari Juri Tarnia Tari PCINU, “ Suara cukup, nada bagus, penghayatannya dapat, cuma kurang greget”.

Yudo Widodo, pemenang ke-2 lomba “Sholawat”  

Dilanjutkan juara ke-3 Sdri. Lina Efiandari seorang Mahasiswa Universitas Terbuka Jurusan Manajemen yang memasuki semester 2, membawakan Sholawat Hasbi Robby dengan skor akhir 342. Karena memang Sholawat ini bisa menghadirkan penghayatan meskipun nada tinggi dan rendah namun ada keserasian hingga tercipta keindahan seni islaminya. Kekurangan yang terlihat dari bacaan Mahroj dan Tajwid masih kurang sehingga mengurangi nilai dari para Juri.

Lina Efiandari, pemenang ke-3 lomba sholawat.

Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan mulia yang menjadi peluang besar bagi umat islam untuk memperbanyak amalan salah satunya dengan berpuasa.

Dari Abu Hurairah Radiallahu’anhu : 


Rosulullah SAW memberi kabar gembira kepada sahabatnya dengan bersabda, “Telah datang padamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkati. Alloh Swt mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para syaitan diikat; juga terdapat pada bualan ini malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, barang siapa yang tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).

Di bulan puasa ini selain mengadakan festival Ramadan, HIMMAS UT-T dan beberapa organisasi di Taiwan membantu KDEI dalam pembagian takjil pada tiap tahunnya. Semoga ibadah puasa di tahun ini penuh berkah, dan bisa bertemu dengan Ramadan tahun depan. 

Salam dari HIMMAS UT-T, tetap semangat bekerja, beribadah dan belajar demi tercapainya cita-cita masa depan.

Ditulis oleh :
Endang Rahayu ( panitia lomba)

Editor : Dewi Susanti

Kamis, 29 Juni 2017

Berbagi Tajil Bersama KDEI di Bulan Ramadan

Pembagian Takjil hari pertama bersama Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo.
Selama bulan Ramadan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) bekerja sama dengan HIMMAS UT Taiwan dan beberapa organisasi  Buruh Migran Indonesia (BMI) lainnya di Taiwan mengadakan bagi-bagi takjil gratis di yang berlokasi di sekitar aula Taipei Main Station (TMS). pembagian takjil  pertama  pada hari Minggu (28/5/17) yang dihadiri langsung oleh Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo beserta staf KDEI lainnya.  sabanyak 200 takjil dibagikan secara gratis kepada BMI dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di seputaran aula TMS. Didampingi staf KDEI, Bp. Robert membaur dengan rekan-rekan HIMMAS dan organisasi lainnya untuk membagikan tajil berupa kolak dan jajanan Indonesia kepada BMI yang berada di aula TMS.

Kegiatan yang dilakukan setiap hari Minggu selama Bulan Ramadan ini bertujuan untuk berucap syukur atas rezeki yang diberikan Allah S.W.T demgan berbagi kepada sesama, sekaligus menjalin silaturahmi antara seluruh warga negara Indonesia yang berada di Taiwan. Takjil dibagikan menjelang waktu buka puasa sekitar pukul 4.30--08.00 waktu setempat. Setiap Minggu jajanan yang dibagikan pun berbeda-beda. 

Untuk pembagian tajil  kedua yaitu pada Minggu (4/6/17), sebanyak 500 takjil dan air mineral dibagikan kepada BMI yang berada di sekitas aula Taipei Main Station. Tak hanya yang di dalam aula, beberapa relawan organisasi BMI juga membagi-bagikan takjil dan minuman di area luar aula TMS. Pada Minggu  kedua ini pembagian takjil  dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI, Bp. Siswandi T Sibero didampingi staf lainnya, dan Bp. Muhammad MA.

Sedangkan pelaksanaan takjil ketiga pada Minggu (11\7\17) Kepala KDEI Taipei, Bp. Robert James Bintaryo kembali hadir dan ikut andil dalam pembagian jajanan dan air minum untuk buka puasa tersebut. Pada Minggu ketiga ini Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan (PPI Taiwan) juga ikut dalam pembagian pembagian tajil dan membagian jadwal puasa kepada para BMI dan WNI yang berada di seputar wilayah Taipei Main Station (TMS).

Kegiatan bagi-bagi takjil gratis ini disambut hangat oleh rekan-rekan BMI, ini terbukti  setiap minggunya selalu ada tambahan takjil dari organisasi-organisasi BMI yang berada di Taiwan termasuk juga PCINU-Taiwan. Takjil yang dibagikan berupa berbagai jajanan nusantara seperti: gorengan, kue, dan kurma. Para BMI sangat senang dan berterima kasih sekali atas diadakannya pembagian tajil gratis tersebut, selain bisa berhemat untuk membeli bukaan,  mereka juga dapat berbuka puasa bersama dengan rekan-rekan BMI lainnya di aula TMS. Semoga segala kebaikan yang dilakukan bersama-sama ini mendaoat pahala oleh Allah S.W.T dan semua WNI yang berada di Taiwan selalu dalam lindungan-Nya.

Berikut adalah  foto-foto dokumentasi bagi takjil bersama  di Minggu ke 1, 2, dan 3












Foto Anggota HIMMAS UT Taiwan. 











Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo.


Penulis : 
Etik Nurhalimah - Devisi Media, Komunikasi dan Informasi

Editor :
Dewi Susanti

Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa (Himmas ) UT Taiwan 2017--2018

Serah terima jabatan ketua Himmas UT Taiwan (photo Himmas dok) 

Bertempat di Gedung Primus Education Centre, pada Minggu (9/4/17) dihelat acara serah terima jabatan ketua Himmas dari ketua periode lama 2116-2017 kepada ketua  periode 2017-2018. Acara dilaksanakan pukul 12.15 yang bertepatan jam istirahat kelas TTM 2 mahasiswa UT Taiwan. Jabatan ketua diberikan secara simbolis oleh ketua Himmas lama Dwi Susanti kepada Ketua baru Kartini Dewi. Setelah serah terima jabatan, juga dilakukan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Sekretaris Panitia Pemilihan Ike Lindiyani.

Pada sambutannya Dwi Susanti mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap jajaran pengurus Himmas 2016-2017, atas kerja sama dan kesolidan yang terjalin selama masa kepengurusan.

“Terima kasih kepada rekan-rekan pengurus  atas kerja keras dan kesolidannya selama ini, dan mohon maaf jika selama jadi ketua saya ada kekurangan. Selamat mengemban tugas kepada ketua baru, semoga membawa Himmas menjadi lebih baik lagi,” tutur Dwi Susanti.

Himmas UT Taiwan adalah organisasi sebagai wadah aspirasi mahasiswa  yang menjembatani komunikasi dengan Badan Pelaksana (Bapel) UT Taiwan. Himmas juga memegang peranan penting dalam mempublikasikan tentang UT Taiwan ke kalangan BMI lainnya. Kesuksesan Himmas periode 2016-2017 terbukti dengan makin meningkatnya jumlah mahasiswa yang mendaftar tahun ajaran 2017.1. Selain itu Himmas juga mengenalkan kebudayaan Indonesia di Taiwan, melalui program-program kerja mereka. Salah satunya adalah Program Parade Buday di Museum Taiwan Nasional yang menyedot perhatian publik.

Kartini Dewi, selaku ketua Himmas periode 2017-2018 mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia pemilihan dan mohon kerja samanya dalam mengemban amanah sebagai ketua agar membawa Himmas lebih baik, dan terus maju.


“Terima kasih saya ucapkan kepada panitia pemilihan, yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dari awal hingga masa pelantikan. Mohon dukungan dan juga restu, dan mari sama-sama memajukan Himmas menjadi maju dan lebih baik lagi,” ungkap mahasiswi jurusan manajemen ini.


Badan Pelaksana dan pengurus Himmas UT Taiwan (photo Himmas Dok)
Ketua Himmas periode 2017-2018  terpilih secara aklamasi, pasalnya hingga batas pendaftaran kandidat ketua, hanya ada satu Paslon yang mendaftar dalam pemilihan. Akhirnya melalui rapat kepengurusan Paslon sah diangkat menjadi ketua dan sekjend Himmas yang baru.

Penulis : 
Etik Nurhalimah (Devisi Media Informasi da Komunikasi 1)

Editor : 
Dewi Susanti

Pelaksanaan Ujian Nasional UT-Taiwan 2017


Suasana ujian di Kota Taipei 


Minggu pada 7 dan 14 Mei 2017, Universitas Terbuka Taiwan (UT -Taiwan) melaksanakan Ujian Nasional (UAS) semester pertama di tahun ajaran 2017. Seperti biasa ujian dibagi menjadi dua tempat. Wilayah Taipei dengan peserta ujian 174 mahasiswa  dilaksanakan di gedung Guangian Road, Zhongzheng District dan ISOHO, 6F No. Chongqing South Road, Taipei City. Sedangkan untuk wilayah Tainan ujian diikuti oleh 29 mahasiswa yang bertempat di Hotel Dinasty, No.46. Ujian dimulai pukul 09.00--18.00, para  peserta  melaksanakan UAS dengan penuh semanagat dan tertib. Hadir juga pengawas perwakilan dari UT pusat , Ibu Rini Dwiyani Hadiwidjaja, Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Beliau hadir untuk memantau langsung pelaksaan ujian nasional. 

Keterbatasan waktu untuk bekerja tak menyurutkan semangat bagi mahasiswa UT Taiwan, yang mayoritas berprofesi sebagai Buruh Migran Indonesia (BMI), untuk berlomba dalam meraih prestasi dan menyelesaikan pendidikan di bangku perkuliahan. Ini terbukti dari perjuangan yang harus ditempuh dalam mengikuti proses belajar di UT Taiwan. Saat mengikuti kelas online, Santy, mahasiswa fakultas  Sastra Inggris semester dua rela  belajar di kamar mandi, karena ia  tidur sekamar dengan pasien yang dijaga. Saat berlangsung kelas, pasien sudah tidur dan lampu telah dimatikan. Sehingga alternative yang harus ditempuh yaitu belajar di kamar mandi. Sedangkan tak sedikit dari mahasiswa yang tinggal di daerah luar Taipei rela merogoh kocek dengan nominal yang besar untuk biaya transportasi guna menghadiri kelas Tatap Muka (TTM) yang diadakan setiap  dua kali dalam satu semester. Perjuangan mereka demi melakukan perubahan di masa depan, agar kelak pulang ke tanah air tidak hanya membawa penghasilan dan modal,  tetapi juga ilmu dan gelar sarjana. Mereka ingin menjadi kebanggaan orangtua sekaligus membuktikan bahwa BMI juga berwawasan luas dan melek pendidikan.

 Pada hakikatnya “Pendidikan memanusiakan manusia” yang berarti suatu proses atau tindakan untuk maju dan belajar dari sesuatu yang tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan sejatinya juga dapat mencetak generasi unggulan di masa depan. Selain itu pendidikan juga dapat menjadikan manusia seutuhnya. Dalam artian manusia mahluk ciptakan Tuhan yang paling sempurna, tentu sebuah kebahagiaan utama tatkala manusia dapat menjadi lebih terdidik, lebih bermartabat, lebih cerdas, lebih sukses, sehingga lebih baik kehidupannya.

Kesan haru dan bangga juga diungkapkan oleh beberapa mahasiswa yang diwawancarai oleh devisi Media, di antara Ria, mahasiswa sastra Inggris menuturkan sejak bergabung menjadi mahasiswa UT-Taiwan, ia tak lagi membuang waktu liburnya dengan sia-sia.
“Semenjak saya bergabung di UT-Taiwan, waktu libur saya pergunakan untuk sekolah dan belajar bersama teman-teman yang lain,” ungkap Ria.

Menjadi mahasiswa UT - Taiwan memang dituntut untuk mandiri dalam segala hal. Baik itu dalam bidang belajar, pengembangan pengetahuan, serta praktik dan penerapan ilmu yang diperoleh dalam bidang usaha dan kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa moment yang berhasil didokumentasikan saat pelaksanaan UAS 2017.

Ruang ujian 2, di wilayah Taipei. Photo. Bapel.dok

Suasana ujian di Tainan, photo. Rahayu dok

Suasana ujian di Tainan, photo. Rahayu.dok

Suasana santai mahasiswa Manajemen 9.


Di Tulis : 
Etik Nurhalimah (Devisi Media, Komunikasi dan publikasi)

Editor :
Dewi Susanti 

Rabu, 15 Februari 2017

Orientasi Mahasiswa Baru dan Napak Tilas Program Kerja BEM UT Taiwan 2016-2017



Libur semester telah usai, waktu belajar akan dimulai. Orientasi Mahasiswa Baru (OSMB) juga telah dilaksanakan pada Minggu (12\2\17) , di Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI). Sebanyak  65 orang mahasiswa baru (Maba) mengikuti acara orientasi tersebut. Dimana masing-masing terdiri dari 24 mahasiswa jurusan Bahasa Inggris, 26 mahasiswa jurusan manajemen, dan 14 mahasiswa jurusan Ilmu komunikasi. Semangat mereka untuk terus melanjutkan pendidikan meskipun sebagai buruh migran, patutlah mendapat apresiasi. Pasalnya mereka tak kenal lelah meskipun seharian berjibaku dengan pekerjaan yang menjadi yang menjadi tugas pokok mereka sehari-hari.

Jumlah mahasiswa yang mendaftar di UT Taiwan pun kian tahun makin meningkat, ini terbukti dari kesadaran arti sebuah pendidikan sangatlah perlu untuk masa depan. Acara OSMB periode tahun ini dihadiri juga oleh Kepala KDEI Taipei Robert James Bintaryo, Kepala Bidang Pariwisata Agung Supande, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Devriel Sayoga, Wakil Ketua PPI Taiwan Zainal Arifin. Selain itu juga dilakukan telepon konfrence Langsung dengan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Layanan Luar Negeri (UBPJJ-LN) Pusat, Maximus Gorky Sembiring

Acara dimulai pukul 10.00 dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya, setelah itu dilanjut dengan penjelasan tentang Badan Pelaksanan (Bapel) UT Taiwan, Sambutan-sambutan, dan paparan tentang administrasi  dan akademik di UT Taiwan, serta pengenalan dosen pengajar di universitas tersebut. Selain itu juga dilakukan pemilihan ketua angkatan dan pengenalan tentang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sdri. Dwi Susanti selaku ketua BEM memaparkan program-program kerja yang telah diselenggarakan BEM periode 2016-2017, yang merupakan masa jabatan paling banyak membuat program kerja. Sedangkan perwakilan  divisi Informasi Komunikasi  dan Media Etik Nurhalimah juga menambahkan apa saja manfaat menjadi anggota dari BEM itu sendiri. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah sebuah organisasi mahasiswa intra kampus sebagai wadah mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki agar menjadi mahasiswa yang memiliki kekayaan di bidang ilmu pengetahuan,kesenian dan sebagainya. BEM juga bertugas untuk menampung aspirasi mahasiswa yang kemudian disampaikan kepada pihak Badan Pelaksana (Bapel) di UT Taiwan. 

Dwi Susanti memaparkan program kerja BEM UT Taiwan

Setelah selesai melakukan presentasi dan pengenalan tentang BEM kepada seluruh mahasiswa baru angkatan XI, perwakilan BEM dan Bapel melakukan rapat untuk musyawarah bersama. Pembahasan rapat  diantaranya  membahas tentang  Anggaran Dana (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) BEM UT Taiwan, persiapan pemilihan ketua BEM periode baru, pergantian nama organisasi, dan menanggapi beberapa keluhan mahasiswa UT Taiwan tentang nilai UAS dan kebijakan pembayaran dana operasional semester. Musyawarah yang berlangsung kurang lebih satu jam ini, juga sebagai sarana silaturahmi antara Kepengurusan Badan Pelaksana (Bapel) periode baru dan pengurus BEM. Musyawarah ditutup dengan sesi foto bersama. 

Sedangkan di acara orientasi ditutup dengan bimbingan aktivasi Tutorial Online (Tuton). Yaitu bagaimana cara mengakses Skype for Business untuk melaksanakan belajar melalui online. Acara berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Panitia juga menyediakan menu nasi kuning dan jajanan khas Indonesia sebagai santapan makan siang untuk mengobati rasa rindu pada kampung halaman.  


Berikut dokumentasi pendukung tulisan:

Perwakilan BEM UT Taiwan

Perwakilan Divisi Informasi, Komunikasi dan Media, Etik Nurhalimah

Salah satu Program BEM UT Taiwan; Bazar 

Aksi Peduli Sampah BEM UT Taiwan 

Suasana pemilihan ketua angkatan XI

Peserta Rapat dari BEM dan Bapel UT Taiwan


Kebersamaan rapat saat musyawarah

Terima kasih atas kerja sama dan kesolidan seluruh anggota Badan Ekesekutif Taiwan (BEM) periode 2016-2017, hingga berhasil melaksanakan seluruh program-program dengan baik dan lancar. Semoga menjadi pengalaman dan pembelajaran ilmu yang berharga untuk kita semua. Dan kami ucapkan Selamat datang di keluarga besar Universitas Terbuka Taiwan (UT-T) untuk semua mahasiswa baru angkatan XI, 2017.1. Mari menjadi BMI mandiri dan mengukir prestasi!


Taipei, 15 Februari 2017

Ditulis Oleh : 
Etik Nurhalimah (Divisi Informasi, Komunikasi, dan Media)

Editor :
Dewi Susanti ( Divisi Informasi, Komunikasi, dan Media)




Kamis, 12 Januari 2017

Tour BEM Universitas Terbuka Taiwan 2017

Seluruh peserta BEM-UT Taiwan. Photo dok BEM UTT


Minggu (08\01\17) BEM UT-Taiwan melaksanakan Tour Bersama menuju daerah  Neiwan, Shinchu. Acara digelar  dalam rangka mengisi liburan semester dan merayakan tahun baru 2017. Sebanyak 76 orang yang dibagi menjadi 2 bus mengikuti kegiatan ini. Acara yang dibuka umum, tak hanya diikuti oleh kalangan mahasiswa dan public. Ketua Badan Pelaksana (Bapel) beserta jajarannya juga turut berpartisipasi. Rombongan meluncur ke lokasi wisata pukul 10 a.m. waktu setempat setelah panitia terlebih dahulu melaksanakan  briefing


Panitia juga menyediakan acara door prize di dalam bus selama perjalanan. Peserta tour berhak menerima hadiah cantik  setelah menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh MC di bus masing-masing.

webinar hari kartini HIMMAS UT TAIWAN, "semangat Kartini di Perantauan: Perempuan Indonesia Berdaya Melalui Pendidikan dan Kepemimpinan"

TAIWAN – Hari Kartini selalu jadi momen spesial buat kita semua. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali perjuangan Raden Ajeng...