Selasa, 18 Juli 2017

Tour Lebaran bersama Himmas UT – Taiwan 2017

Rombongan tour berfoto bersama setelah bermain air 

Minggu, 16 Juli 2017. Himpunan Mahasiswa (Himmas) UT – Taiwan mengadakan tour bersama dengan tujuan wisata ke Long Dong (龍洞), yang tepatnya di daerah longdong Street, Gongliao District, New Taipei ( 新北市貢寮區龍洞街).  Tour digelar dalam rangka merayakan hari raya lebaran umat muslim yang berada di Taiwan, acara tour dijadikan ajang sillahturahmi antar sesama BMI di Taiwan, sebanyak 65 orang yang kemudian dibagi menjadi 2 bus mengikuti kegiatan ini. Tour dibuka untuk Umum, para peserta selain dari mahasiswa, juga diikuti oleh kalangan BMI yang bekerja di Taiwan.

Lokasi Tour Himmas UT – Taiwan kali ini berbeda dengan enam bulan yang lalu, sebelumnya tour ke daerah Neiwan tempat bermain Gokart, bisa di lihat Link berikut ini 👉Tour Bersama sedangkan untuk tour sekarang kami memilih tempat wisata Long Dong yaitu area bermain di dalam air, Long dong adalah teluk terbesar di Pantai Timur Laut Taiwan, dengan air yang jernih tembus mata memandang dan kehidupan ikan laut yang berwarna-warni, menjadikannya tempat yang luar biasa untuk bermain snorkeling dan menyelam scuba. Wisata Long Dong paling asyik dikunjungi pada awal musim panas di Taiwan, biasanya area ini akan dibuka antara bulan Juni hingga September. 

Acara Tour dimulai dari pagi jam 9.30 – 17.00 waktu Taipei, rombongan peserta sekitar jam 9.00 sebelumnya sudah mulai berkumpul di aula TMS, kemudian berjalan bersama menuju halte bus dan meluncur ke lokasi wisata Long Dong setelah 15 menit semua panitia melakukan briefing.

Untuk sampai ke area lokasi membutuhkan waktu perjalanan sekitar satu jam lamanya, dan untuk mengisi waktu kosong di dalam bus agar tidak jenuh dan mengantuk, para rombongan mengisinya dengan berkaraoke ria bersama, setelah mendapat arahan terlebih dahulu dari panitia dan pembagian pientang.

Sesampainya di lokasi, rombongan berjalan beriringan menuju area permainan, karena keterbatasan lebar jalan sehingga bus terpaksa harus berhenti dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanannya dengan berjalan santai. Sesampainya disana lalu panitia membagikan alat-alat perlengkapan snorkeling yaitu alat keamanan untuk menyelam berupa jaket pelampung, sepatu selam dan kaca mata.

Pemandangan yang indah dan asri dengan disuguhi keindahan tebing, batu karang, pepohonan dan air laut membuat area wisata Long Dong begitu sempurna, melakukan permainan air, berenang, menyelam melihat batu karang dan aneka ikan berwarna warni terhampar luas di dasar laut. Berenang dengan tenang tanpa adanya kebisingan suara knalpot kendaraan, benar-benar membuat peserta enggan untuk mengakhiri permainan. Terlihat para peserta tour begitu menikmati permainan air, meskipun cuaca panas matahari membakar kulit namun tidak sedikit pun menyulutkan antusias dan semangat mereka.

Sebelum meninggalkan area lokasi, panitia dan semua rombongan tour menyempatkan berfoto ria untuk mengabadikan kenangan & pengalaman baru berselancar di Long Dong.  Aura riang, tawa bergelagak dan pancaran senyum manis terhias di wajah para peserta, mereka begitu sangat puas dan menikmati permainan air, bahkan ada salah satu dari peserta berharap agar kegiatan tour seperti ini bisa diadakan lagi pada bulan-bulan mendatang.

Sekitar pukul 16.00 waktu Taipei, bus rombongan meninggalkan area wisata, dan setelah melewati satu jam perjalanan barulah sekitar pukul 17,00 bus rombongan sampai ke Taipei Main Station.

Alhmadulillah puji syukur kepada Tuhan YME.  Kami selaku panitia tour mengucapkan banyak terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dan mengikuti arahan yang telah ditentukan, sehingga kegiatan tour pun berjalan dengan lancar tanpa ada halangan, dan semua peserta bisa kembali ke tempat masing-masing. Semoga acara tour seperti ini akan kembali diadakan untuk waktu mendatang.

Terima Kasih


Berikut di bawah ini ada foto-foto dokumentasi kegiatan : 

















Ditulis Oleh : Dewi Susanti (Panitia Tour)

Senin, 03 Juli 2017

Perduli Lingkungan Bersama Bakti Sosial Himmas UT Taiwan

Acara briefing bersama dengan organisasi BMI lainnya.

 Masalah kebersihan merupakan perkara yang penting, karena kebersihan pangkal dari kesehatan. Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dengan menjaga kebersihan di lingkungan sekitar,  diantaranya: menciptakan lingkungan yang bersih, sejuk, sehat, nyaman dipandang dan yang tidak kalah penting terbebas dari polusi udara. Di Taiwan sendiri polusi udara dalam kurun waktu satu tahun ini menjadi perhatian yang serius, karena sudah pada level parah (Merah dan Orange). Level tersebut, menurut penjelasan dari Badan Perlindungan lingkungan Taiwan sangat mengancam  kesehatan. Untuk itulah kenapa akhir-akhir ini seringnya adanya anjuran untuk memakai masker ketika keluar rumah. 

Menjaga kebersihan merupakan kewajiban setiap individu, tetapi pada ruang lingkungan besar mungkin memerlukan peran tokoh atau organisasi berpengaruh yang akan menjadi motorik dan memobilisasi sebuah aksi peduli kebersihan lingkungan di sekitar. Untuk itu bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017. Himpunan Mahasiswa UT-Taiwan (Himmas UT-Taiwan) bersama organisasi-organisasi BMI lain seperti :  Kerukunan Pantura, Singaperbangsa, Viking Taiwan, dan beberapa organisasi lain melakukan pekan Bakti Sosial (Baksos). Yaitu acara peduli atas kebersihan lingkungan dengan cara memungut sampah yang berserakan. Acara dilakukan di seputar lokasinya Taipei Main Station  ( TMS ). 

Acara dihelat sebagai wujud menjaga dan menumbuhkan kecintaan atas kebersihan lingkungan baik di lingkungan sendiri dan lingkungan sekitar, seperti pepatah mengatakan “Kebersihan sebagian dari Iman”. Selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia yang selalu menyabet predikat “Pembuang sampah sembarangan” acapkali diselenggarakan sebuah event pertunjukan di Taiwan. Untuk itu dengan adanya Baksos, diharapkan dapat merubah image dan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan. 

poster bakti sosial himmas UT -Taiwan.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan salat Idul Fitri sebagai momen hari kemenangan setelah satu bulan lamanya umat Islam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara baksos dilaksanakan pukul 18.00--18.30 waktu setempat. Setelah acara Baksos selesai, berlanjut acara   yang ditunggu-tunggu oleh para peserta Lomba Kegiatan Ramadan yaitu, pembagian hadiah kepada seluruh para pemenang lomba bersholawat dan deklamasi puisi Islam yang diselenggarakan oleh Himmas UT - Taiwan guna mengisi kegiatan selama bulan Ramadan. Semua acara berlangsung tertib, lancar dan penuh silaturahmi dengan suasana indah hari nan fitri. 

Berikut adalah beberapa dokumentasi acara Bakti Sosial bersama Himmas UT Taiwan.

Briefing sebelum acara
Suasana Bakti Sosial 







Di Tulis :
Furaida Rahma & Etik Nurhalimah (Devisi Media Informasi dan Komunikasi)

Editor : Dewi Susanti

Minggu, 02 Juli 2017

Festival Lomba Ramadan 1483H


Dalam rangka memeriahkan Ramadan 1483H, Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka di Taiwan (HIMMAS UT-T) mengadakan Festival Lomba Ramadan. Dimulai dari awal bulan Ramadan, sabtu 27 Mei - 15 Juni 2017. Dengan tema “ Ramadan Momentum Terbaik Dalam Beribadah“. Festival Ramadan kali ini kategori lomba Puisi bertajuk Ramadan dan Sholawat, lomba ini dibuka untuk umum, para pesertanya yaitu seluruh mahasiswa Universitas Terbuka Taiwan dan juga Tenaga Kerja Indonesia yang berada di Taiwan, menggunakan media online dengan cara direkam.

Bulan suci Ramadan merupakan momen terbaik dalam beribadah, sebagai penghapus dosa sekaligus membangun komitmen memperbaiki diri di masa mendatang, hampir seluruh umat islam berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan sebab semua amalan akan dilipat gandakan oleh-Nya. Karena hal itulah yang mendorong HIMMAS UT-T untuk menyemangati semua agar memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, dengan harapan supaya semua mahasiswa dan masyarakat muslim Indonesia yang berada di Taiwan lebih meningkatkan ketaqwa'annya kepada Alloh S.W.T, mempererat silaturahmi serta memotivasi untuk menggali kreatifitas seni islami.

Bulan ramadan selalu ditandai dengan ibadah puasa sebulan penuh, sebagai bukti bagaimana umat islam dapat menyelaraskan kebutuhan di dunia dan akhirat karena ibadah diperlukan sebagai bekal menuju kehidupan di alam nanti, sementara amal perbuatan di dunia menjadi perwujudan nyata dari ketaqwaan terhadap Islam. Walau tinggal di negara yang minoritas muslim serta bertepatan dengan musim panas, namun tidak mematahkan semangat untuk tetap menjalankan ibadah puasa serta ibadah sunah lainnya. 

Kegiatan Festival Lomba Ramadan berjalan dengan lancar dan meriah. Terlihat dari antusias peserta berkirim video dalam membacakan puisi maupun sholawat. Dari yang ceria membuat pandangan segar sampai yang sendu, sehingga para penonton dan juri pun seolah ikut terbawa kedalam sampai meneteskan air mata. Ada sebanyak 30 peserta yang hampir semuanya menghayati, membuat para Juri kebingungan dalam menentukan siapa yang akan dinobatkan sebagai juara 1, 2, dan 3. Bagaimanapun juga setiap perlombaan haruslah ada yang menang dan kalah. Setelah melewati 18 hari tenggang lomba dan 5 hari kemudian penentuan pemenang yang akan diumumkan.

Poster Festival Lomba Ramadan.

Pemenang pertama Festival Ramadan kategori lomba “Puisi Bertajuk Ramadan” diraih oleh Sdri. Suharni dengan nilai tertinggi 273, puisi yang berjudul “ Ramadhan Rindu” dibawakan dengan penghayatan penuh sehingga para pendengarnya terbawa masuk dalam alur puisi. Suharni adalah seorang mahasiswa semester 3 mengambil jurusan Manajemen, tinggal di Yangmei dan memiliki hobi mendengarkan musik.

Suharni, pemenang 1 lomba puisi.

Kemudian dilanjutkan dengan pemenang ke-2  yang diraih oleh Sdr. Rachmat Indra Gunawan dengan skor akhir 269. Dia seorang Mahasiswa angkatan XI jurusan Ilmu Komunikasi (ILKOM) berasal dari Cirebon, ia bekerja sebagai operator mesin salah satu pabrik di Yuanlin City, dan memiliki Hobi sebagai penulis dan photography menjadikan puisi yang berjudul “Surat Cinta dari Sang Pendosa” terdengar dan terlihat sempurna, tapi sayangnya tidak mengena pada jenis kategori lomba yaitu Bertajuk Ramadan sehingga sedikit mengurangi nilai.

Rachmat Indra Gunawan, pemenang ke-2 lomba puisi.

Disusul juara ke-3 adalah Santi Bangun, seorang perawat lansia di Neihu Taipei. Selain sebagai pekerja, Santi panggilan akrabnya merupakan Mahasiswa UT-T angkatan X  jurusan Manajemen. Puisi yang dibawakan menyentuh hati dengan nilai 254, tetapi kurang alur dan inti puisi tersebut tidak dapat.   

Santi Bangun, pemenang ke-3 lomba puisi.

Pemenang pertama kategori lomba “Sholawat”  dimenangkan oleh Sdri. Hidayatul Mufidah, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  berasal dari kota Reog Ponorogo Jawa Timur dengan memperoleh nilai 349. Ia memiliki FB bernama Azzam Azka  membawakan Sholawat Sholatumminalloh dengan nada tanpa fales, suaranya merdu melantunkan nada-nada islami dengan tajwid dan makhoj yang bagus, hanya perlu berhati-hati dalam kalimat yang diucapkan.

Hidayatul Mufidah, pemenang ke 1 lomba sholawat.

Berikutnya disusul Juara ke-2 yaitu Sdr. Eko Widodo Mahasiswa UT Taiwan Manajemen VII dengan nilai beda tipis dengan juara pertama 348. Dodo panggilan akrabnya, membawakan Sholawat Hasbi Robbi mendapatkan komentar dari Juri Tarnia Tari PCINU, “ Suara cukup, nada bagus, penghayatannya dapat, cuma kurang greget”.

Yudo Widodo, pemenang ke-2 lomba “Sholawat”  

Dilanjutkan juara ke-3 Sdri. Lina Efiandari seorang Mahasiswa Universitas Terbuka Jurusan Manajemen yang memasuki semester 2, membawakan Sholawat Hasbi Robby dengan skor akhir 342. Karena memang Sholawat ini bisa menghadirkan penghayatan meskipun nada tinggi dan rendah namun ada keserasian hingga tercipta keindahan seni islaminya. Kekurangan yang terlihat dari bacaan Mahroj dan Tajwid masih kurang sehingga mengurangi nilai dari para Juri.

Lina Efiandari, pemenang ke-3 lomba sholawat.

Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan mulia yang menjadi peluang besar bagi umat islam untuk memperbanyak amalan salah satunya dengan berpuasa.

Dari Abu Hurairah Radiallahu’anhu : 


Rosulullah SAW memberi kabar gembira kepada sahabatnya dengan bersabda, “Telah datang padamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkati. Alloh Swt mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para syaitan diikat; juga terdapat pada bualan ini malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, barang siapa yang tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).

Di bulan puasa ini selain mengadakan festival Ramadan, HIMMAS UT-T dan beberapa organisasi di Taiwan membantu KDEI dalam pembagian takjil pada tiap tahunnya. Semoga ibadah puasa di tahun ini penuh berkah, dan bisa bertemu dengan Ramadan tahun depan. 

Salam dari HIMMAS UT-T, tetap semangat bekerja, beribadah dan belajar demi tercapainya cita-cita masa depan.

Ditulis oleh :
Endang Rahayu ( panitia lomba)

Editor : Dewi Susanti

Kamis, 29 Juni 2017

Berbagi Tajil Bersama KDEI di Bulan Ramadan

Pembagian Takjil hari pertama bersama Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo.
Selama bulan Ramadan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) bekerja sama dengan HIMMAS UT Taiwan dan beberapa organisasi  Buruh Migran Indonesia (BMI) lainnya di Taiwan mengadakan bagi-bagi takjil gratis di yang berlokasi di sekitar aula Taipei Main Station (TMS). pembagian takjil  pertama  pada hari Minggu (28/5/17) yang dihadiri langsung oleh Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo beserta staf KDEI lainnya.  sabanyak 200 takjil dibagikan secara gratis kepada BMI dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di seputaran aula TMS. Didampingi staf KDEI, Bp. Robert membaur dengan rekan-rekan HIMMAS dan organisasi lainnya untuk membagikan tajil berupa kolak dan jajanan Indonesia kepada BMI yang berada di aula TMS.

Kegiatan yang dilakukan setiap hari Minggu selama Bulan Ramadan ini bertujuan untuk berucap syukur atas rezeki yang diberikan Allah S.W.T demgan berbagi kepada sesama, sekaligus menjalin silaturahmi antara seluruh warga negara Indonesia yang berada di Taiwan. Takjil dibagikan menjelang waktu buka puasa sekitar pukul 4.30--08.00 waktu setempat. Setiap Minggu jajanan yang dibagikan pun berbeda-beda. 

Untuk pembagian tajil  kedua yaitu pada Minggu (4/6/17), sebanyak 500 takjil dan air mineral dibagikan kepada BMI yang berada di sekitas aula Taipei Main Station. Tak hanya yang di dalam aula, beberapa relawan organisasi BMI juga membagi-bagikan takjil dan minuman di area luar aula TMS. Pada Minggu  kedua ini pembagian takjil  dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI, Bp. Siswandi T Sibero didampingi staf lainnya, dan Bp. Muhammad MA.

Sedangkan pelaksanaan takjil ketiga pada Minggu (11\7\17) Kepala KDEI Taipei, Bp. Robert James Bintaryo kembali hadir dan ikut andil dalam pembagian jajanan dan air minum untuk buka puasa tersebut. Pada Minggu ketiga ini Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan (PPI Taiwan) juga ikut dalam pembagian pembagian tajil dan membagian jadwal puasa kepada para BMI dan WNI yang berada di seputar wilayah Taipei Main Station (TMS).

Kegiatan bagi-bagi takjil gratis ini disambut hangat oleh rekan-rekan BMI, ini terbukti  setiap minggunya selalu ada tambahan takjil dari organisasi-organisasi BMI yang berada di Taiwan termasuk juga PCINU-Taiwan. Takjil yang dibagikan berupa berbagai jajanan nusantara seperti: gorengan, kue, dan kurma. Para BMI sangat senang dan berterima kasih sekali atas diadakannya pembagian tajil gratis tersebut, selain bisa berhemat untuk membeli bukaan,  mereka juga dapat berbuka puasa bersama dengan rekan-rekan BMI lainnya di aula TMS. Semoga segala kebaikan yang dilakukan bersama-sama ini mendaoat pahala oleh Allah S.W.T dan semua WNI yang berada di Taiwan selalu dalam lindungan-Nya.

Berikut adalah  foto-foto dokumentasi bagi takjil bersama  di Minggu ke 1, 2, dan 3












Foto Anggota HIMMAS UT Taiwan. 











Kepala KDEI Bp. Robert James Bintaryo.


Penulis : 
Etik Nurhalimah - Devisi Media, Komunikasi dan Informasi

Editor :
Dewi Susanti

Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa (Himmas ) UT Taiwan 2017--2018

Serah terima jabatan ketua Himmas UT Taiwan (photo Himmas dok) 

Bertempat di Gedung Primus Education Centre, pada Minggu (9/4/17) dihelat acara serah terima jabatan ketua Himmas dari ketua periode lama 2116-2017 kepada ketua  periode 2017-2018. Acara dilaksanakan pukul 12.15 yang bertepatan jam istirahat kelas TTM 2 mahasiswa UT Taiwan. Jabatan ketua diberikan secara simbolis oleh ketua Himmas lama Dwi Susanti kepada Ketua baru Kartini Dewi. Setelah serah terima jabatan, juga dilakukan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Sekretaris Panitia Pemilihan Ike Lindiyani.

Pada sambutannya Dwi Susanti mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap jajaran pengurus Himmas 2016-2017, atas kerja sama dan kesolidan yang terjalin selama masa kepengurusan.

“Terima kasih kepada rekan-rekan pengurus  atas kerja keras dan kesolidannya selama ini, dan mohon maaf jika selama jadi ketua saya ada kekurangan. Selamat mengemban tugas kepada ketua baru, semoga membawa Himmas menjadi lebih baik lagi,” tutur Dwi Susanti.

Himmas UT Taiwan adalah organisasi sebagai wadah aspirasi mahasiswa  yang menjembatani komunikasi dengan Badan Pelaksana (Bapel) UT Taiwan. Himmas juga memegang peranan penting dalam mempublikasikan tentang UT Taiwan ke kalangan BMI lainnya. Kesuksesan Himmas periode 2016-2017 terbukti dengan makin meningkatnya jumlah mahasiswa yang mendaftar tahun ajaran 2017.1. Selain itu Himmas juga mengenalkan kebudayaan Indonesia di Taiwan, melalui program-program kerja mereka. Salah satunya adalah Program Parade Buday di Museum Taiwan Nasional yang menyedot perhatian publik.

Kartini Dewi, selaku ketua Himmas periode 2017-2018 mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia pemilihan dan mohon kerja samanya dalam mengemban amanah sebagai ketua agar membawa Himmas lebih baik, dan terus maju.


“Terima kasih saya ucapkan kepada panitia pemilihan, yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dari awal hingga masa pelantikan. Mohon dukungan dan juga restu, dan mari sama-sama memajukan Himmas menjadi maju dan lebih baik lagi,” ungkap mahasiswi jurusan manajemen ini.


Badan Pelaksana dan pengurus Himmas UT Taiwan (photo Himmas Dok)
Ketua Himmas periode 2017-2018  terpilih secara aklamasi, pasalnya hingga batas pendaftaran kandidat ketua, hanya ada satu Paslon yang mendaftar dalam pemilihan. Akhirnya melalui rapat kepengurusan Paslon sah diangkat menjadi ketua dan sekjend Himmas yang baru.

Penulis : 
Etik Nurhalimah (Devisi Media Informasi da Komunikasi 1)

Editor : 
Dewi Susanti

Pelaksanaan Ujian Nasional UT-Taiwan 2017


Suasana ujian di Kota Taipei 


Minggu pada 7 dan 14 Mei 2017, Universitas Terbuka Taiwan (UT -Taiwan) melaksanakan Ujian Nasional (UAS) semester pertama di tahun ajaran 2017. Seperti biasa ujian dibagi menjadi dua tempat. Wilayah Taipei dengan peserta ujian 174 mahasiswa  dilaksanakan di gedung Guangian Road, Zhongzheng District dan ISOHO, 6F No. Chongqing South Road, Taipei City. Sedangkan untuk wilayah Tainan ujian diikuti oleh 29 mahasiswa yang bertempat di Hotel Dinasty, No.46. Ujian dimulai pukul 09.00--18.00, para  peserta  melaksanakan UAS dengan penuh semanagat dan tertib. Hadir juga pengawas perwakilan dari UT pusat , Ibu Rini Dwiyani Hadiwidjaja, Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Beliau hadir untuk memantau langsung pelaksaan ujian nasional. 

Keterbatasan waktu untuk bekerja tak menyurutkan semangat bagi mahasiswa UT Taiwan, yang mayoritas berprofesi sebagai Buruh Migran Indonesia (BMI), untuk berlomba dalam meraih prestasi dan menyelesaikan pendidikan di bangku perkuliahan. Ini terbukti dari perjuangan yang harus ditempuh dalam mengikuti proses belajar di UT Taiwan. Saat mengikuti kelas online, Santy, mahasiswa fakultas  Sastra Inggris semester dua rela  belajar di kamar mandi, karena ia  tidur sekamar dengan pasien yang dijaga. Saat berlangsung kelas, pasien sudah tidur dan lampu telah dimatikan. Sehingga alternative yang harus ditempuh yaitu belajar di kamar mandi. Sedangkan tak sedikit dari mahasiswa yang tinggal di daerah luar Taipei rela merogoh kocek dengan nominal yang besar untuk biaya transportasi guna menghadiri kelas Tatap Muka (TTM) yang diadakan setiap  dua kali dalam satu semester. Perjuangan mereka demi melakukan perubahan di masa depan, agar kelak pulang ke tanah air tidak hanya membawa penghasilan dan modal,  tetapi juga ilmu dan gelar sarjana. Mereka ingin menjadi kebanggaan orangtua sekaligus membuktikan bahwa BMI juga berwawasan luas dan melek pendidikan.

 Pada hakikatnya “Pendidikan memanusiakan manusia” yang berarti suatu proses atau tindakan untuk maju dan belajar dari sesuatu yang tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan sejatinya juga dapat mencetak generasi unggulan di masa depan. Selain itu pendidikan juga dapat menjadikan manusia seutuhnya. Dalam artian manusia mahluk ciptakan Tuhan yang paling sempurna, tentu sebuah kebahagiaan utama tatkala manusia dapat menjadi lebih terdidik, lebih bermartabat, lebih cerdas, lebih sukses, sehingga lebih baik kehidupannya.

Kesan haru dan bangga juga diungkapkan oleh beberapa mahasiswa yang diwawancarai oleh devisi Media, di antara Ria, mahasiswa sastra Inggris menuturkan sejak bergabung menjadi mahasiswa UT-Taiwan, ia tak lagi membuang waktu liburnya dengan sia-sia.
“Semenjak saya bergabung di UT-Taiwan, waktu libur saya pergunakan untuk sekolah dan belajar bersama teman-teman yang lain,” ungkap Ria.

Menjadi mahasiswa UT - Taiwan memang dituntut untuk mandiri dalam segala hal. Baik itu dalam bidang belajar, pengembangan pengetahuan, serta praktik dan penerapan ilmu yang diperoleh dalam bidang usaha dan kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa moment yang berhasil didokumentasikan saat pelaksanaan UAS 2017.

Ruang ujian 2, di wilayah Taipei. Photo. Bapel.dok

Suasana ujian di Tainan, photo. Rahayu dok

Suasana ujian di Tainan, photo. Rahayu.dok

Suasana santai mahasiswa Manajemen 9.


Di Tulis : 
Etik Nurhalimah (Devisi Media, Komunikasi dan publikasi)

Editor :
Dewi Susanti 

webinar hari kartini HIMMAS UT TAIWAN, "semangat Kartini di Perantauan: Perempuan Indonesia Berdaya Melalui Pendidikan dan Kepemimpinan"

TAIWAN – Hari Kartini selalu jadi momen spesial buat kita semua. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali perjuangan Raden Ajeng...